Hujan, hujan, hujan   2 comments

Udah mulai musim hujan nih. Jemuran pada ga kering, motor pada kotor (emang males nyuci itu mah). Tapi ada satu kegiatan yang sangat menarik pada musim hujan kaya gini, yaitu ngiuhan alias berteduh (menarik sebelah mananya hayo???). Kadang gw suka milih-milih kalo nyari tempat berteduh pas lagi hujan, suka nyari tempat yang view nya bagus. Dan kali ini tempat berteduh gw adalah di halte depan St. Angela, jalan Merdeka. Such a great spot, i thought. Menghadap langsung ke pintu keluar Balaikota Bandung.

Masih pada penuh

Masih pada penuh

Gw mulai diem disini jam 5 an. Pulang dari kantor dan ditengah jalan hujannya langsung gede. Kebetulan ada halte ini, ya jadi diem dulu disini. Dan ternyata, hujannya ga beres-beres!

Dan gw pun nunggu ampe jam 8. And u know what, gw berhasil jadi juara bertahan ngiuhan di halte itu! Hahahaha (bangga). Ketika peserta ngiuhan yang lain sudah nyerah nunggu hujan, gw masih bertahan di halte itu.

Hujan blom brenti, jadi terpaksa aja pulang dengan hujan-hujanan. Fuh, hujan. Just like a year ago.

Posted 8 November 2008 by Rizal in Thru My Lens

Tagged with , ,

2 responses to “Hujan, hujan, hujan

Subscribe to comments with RSS.

  1. kan sama sy itu teh kang . hhu :((

  2. haha ,
    iaa . iaa ,
    ga ke foto uy tkg siomay nya ,
    pdhl dia penyelamat perut kita ,
    haha ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: