Keluyuran   Leave a comment

Jika kita melihat ke Balaikota Bandung di sebrang Bank Indonesia sepanjang Mei 2010 ini, kita akan melihat sebuah photography exhibition sepanjang jalan tersebut. Ya, seorang fotografer independen dari Perancis bernama Romain Osi tengah memajangkan hasil photo hunting malam harinya di pinggiran jalan di tengah kota Bandung. Event yang diadakan atas kerjasama CCF, Common Room Foundation dan Pemerintah Kota Bandung ini bernama “Keluyuran”, memotret Kota Bandung pada malam hari.

Diantara foto-fotonya, kita bisa melihat beberapa pemandangan menarik Bandung pada malam hari, semisal Caringin Tilu. Disana kita bisa melihat pemandangan Bandung dari ketinggian yang cukup atas dan melihat gemerlap lampu yang tampak bagai titik-titik kecil yang bercahaya. Selain itu, kita dapat melihat foto tentang pohon, kubah Masjid Raya Jawa Barat, orang-orang yang berkeliaran pada malam hari, bahkan rumah-rumah dengan pijar lampunya yang gemerlap. Semuanya tanpa melalui proses editing, hanya menggunakan teknik fotografi. Kamu bisa melihat langsung foto-foto tersebut di galeri onlinenya.

Bukan hanya di Bandung, Romain Osi sendiri telah berkelana ke berbagai tempat di belahan dunia ini. Banyak tempat yang telah dikunjunginya, misalnya Phnom Penh, blablabla. (mulai malas nulis, hehe. Cari aja sisanya di internet :D)

***

Ketika ngeliat langsung foto-foto disana, gue jadi inget satu hal yang udah lama gue lupain: passion. Passion gue kemana, atau bahkan apa, gatau deh. Mungkin gara-gara kelamaan di tepian kota untuk menggantung cita-cita, jadi lupa kota sendiri. Udah lama ga “keluyuran” di Bandung, dan lupa bahwa banyak hal yang bisa dilakuin disini, diabadikan disini, dan ditulis disini. Gue lupa gimana nikmatnya motret. Cuman motret. Just shoot and publish. Ga mikirin bagus apa engga, karena emang ga terlalu peduli. Who cares? Gue lupa asiknya nulis hal-hal yang ga penting yang padahal mungkin pada saatnya bisa menjadi penting. Where is it? Where is that passion?

Dan mendengar biografi Romain Osi, oh God, he’s been around the world! Mengabadikan kota yang telah dilaluinya, kemudian memamerkannya dalam sebuah galeri, ketemu dengan orang-orang yang berbeda bahasa, a different life for a different day such a dream for me. And dreams should be reached. Dan bahkan, merangkai mimpi-mimpi pun bukan hal yang gampang buat gue. Mau jadi apa coba? Hahaha. Mungkin, langkah pertama adalah dengan membuat mimpi-mimpi tersebut kemudian merealisasikannya.

A million thanks to my 18th dream, to trigger me dreaming and made me dream.
Dreams dreams dreams, semangat semangat semangat :D

Posted 31 May 2010 by Rizal in Event

Tagged with , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: