Superbia   Leave a comment

Hei Yudi,
Telah lama aku mengenalmu
Sampai tahu bagaimana gaya bicaramu
Impianmu indah, dan aku pun terkesiap
Hanya mungkin kamu terlalu egois
Dan itulah kamu, itulah kita
Satu-satunya satu

Hei Cokro,
Aku baru saja bertemu dengan anakmu
Dia cukup menyenangkan, kita sama bahasa
Mengobrol sampai membusa, tapi sama seperti sebelumnya
Satu-satunya satu
Hanya kamu dan dia lebih kecil
Dan kamu kurang berani, Cokro

Kalian berdua sama saja
Kenapa harus saling berpisah?
Padahal berjalan dengan satu tujuan
Ah kamu Cok, suka dibawa pusing
Dan kamu Di, terlalu sombong
Lebih baik kalian membuka telinga dan tutup mulut
Jangan membuat saya malas masuk surga

Posted 2 March 2011 by Rizal in Blogs

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s